Kamis, 28 Mei 2020

9 Tips Menjaga Lingkungan Sekitar Tempat Tinggal agar Tetap Sehat

Menjaga lingkungan tetap bersih agar terhindar dari berbagai serangan penyakit merupakan hal yang sangat penting.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung telah mengimbau dalam akun media sosial instagramnya, untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Berikut ini merupakan tips untuk menjaga lingkungan.

1. Jauhkan anak dari asap rokok, asam sampah, asap dapur, dan polusi

2. Buang air besar dan kecil di wc

3. Bersihkan rumah dan lingkungan, buang sampah pada tempatnya

4. Hindari anak bermain di area yang kotor (berdebu atau banyak sampah)

5. Balita sebaiknya tidur di dalam kelambu (mengandung insektisida). Khususnya untuk daerah endemis malaria

6. Cuci tangan pakai sbaun


BACA SELENGKAPNYA DI : https://bundaelly.com/2020/04/23/9-tips-menjaga-lingkungan-sekitar-tempat-tinggal-agar-tetap-sehat/

Minggu, 10 Mei 2020

5 Tips Mendidik Anak agar Tidak Manja

Salah satu tips mendidik anak adalah mengajarkan si Kecil untuk dapat mandiri sejak kecil. Sayangnya, tujuan ini akan sulit dicapai bila orang tua terlalu memanjakan anaknya. Setiap orang tua tentu ingin membuat anaknya senang. Namun, terkadang hal ini malah menjadi bumerang.

Saking seringnya berusaha membuat anak senang, orang tua menjadi berlebihan dan tanpa sadar membuat si Kecil menjadi sosok yang manja. Padahal, sifat manja ini dapat menimbulkan dampak buruk bagi perkembangan anak kelak.

Banyak orang tua tidak menyadari perlu ada batasan dalam memberikan kenyamanan pada buah hatinya. Anak yang terlalu terbiasa dalam kondisi nyaman cenderung menjadi manja dan tidak bisa mandiri. Bukan berarti Mam harus bersikap keras dan perhitungan kepada anak.

Namun, sebagai orang tua, Mam juga bertanggung jawab mendidik si Kecil agar dapat menghadapi kesulitan, memecahkan masalah, dan kelak mengurus dirinya. Tips mendidik anak yang perlu diingat: memberikan kebahagiaan kepada anak sama pentingnya dengan memberikan tantangan untuk ia hadapi.

Yuk, simak tips mendidik anak agar tidak tumbuh menjadi sosok yang manja:

Konsisten dengan apa yang diucapkan
Salah satu faktor yang dapat membuat anak cenderung manja adalah karena orang tua tidak konsisten dengan perkataannya. Misalnya, ketika anak meminta sesuatu, lalu Mam bilang tidak, kemungkinan besar ia akan merengek dan memaksa Mam untuk memenuhi keinginannya. Kejadian seperti ini biasanya memaksa orang tua untuk kemudian menuruti kemauan anaknya.

Perubahan sikap dan ucapan yang Mam tunjukkan akan diingat terus oleh si Kecil. Ia pun berkesimpulan bahwa, jika ia merengek atau memaksa, Mam akan memenuhi keinginannya. Jika Mam tidak mengubah sikap seperti ini, si Kecil bisa bertumbuh menjadi anak yang manja, selalu ingin kemauannya dituruti, dan tidak bisa menerima penolakan.



BACA SELENGKAPNYA DI : https://bundaelly.com/2020/04/23/5-tips-mendidik-anak-agar-tidak-manja/

Tebar Berkah di Bulan yang Berkah

Ramadhan tiba, namun virus corona belum kunjung usai. Banyak yang terkena dampak dari Virus ini. Tidak hanya penyakit dampak dari Virus ini, bahkan perekonomian pun ikut menjadi sasarannya.

Banyak pedagang yang merosot pendapatannya, bahkan pedagang kaki lima pun merasakan. Mungkin sebagian orang aman dengan mereka #DiRumahAja, namun pegawai yang terkena PHK ataupun yang sebelum ada Virus Corona sudah kesulitan untuk keseharian dengan adanya Virus ini lebih sulit lagi.

Bagi para keluarga pasien dari luar yang sedang menunggu keluarganya yang dirawat kondisi menjadi tambah sulit, sudah diberikan cobaan dengan dirawatnya anggota keluarga, dan mesti menunggu di rumah singgah tapi kondisi ekonomi juga sedang tidak stabil. sehingga membutuhkan bantuan lebih lanjut

IMANI Care sebagai salah satu NGO yang bergerak di udang kemanusiaan mengadakan program Tebar Berkah di Bulan yang Berkah. IMANI Care akan membagikan 1.000 sembako & paket berbuka puasa kepada masyarakat yang membutuhkan.

Donasi dapat dikirimkan ke

Bank Syariah Mandiri
7414174177
An. IMANI Lifesaver Indonesia
Konfirm ke 081221822366
Sertakan kode unik 020 diakhir donasi
Ex : Rp 1.500.020

Paket Sembako : Rp 150.000/GoodyBag
Paket Buka Puasa : Rp 35.000/Box


temukan donasi lainnya di : https://imanicareindonesia.or.id/2020/04/27/tebar-berkah-ramadhan/

Senin, 27 April 2020

Indikator PHBS Rumah Tangga

Indikator PHBS di rumah tangga yang digunakan Provinsi Jawa Tengah ada 16, yaitu

KIA dan GIZI

Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
Bayi mendapat ASI Ekslusif sampai usia 6 bulan
Anggota rumah tangga mengkonsumsi beranekaragam makanan dalam jumlah cukup untuk mencapai gizi seimbang
Penimbangan balita
KESEHATAN LINGKUNGAN

Anggota rumah tangga menggunakan air bersih
Anggota rumah tangga menggunakan jamban sehat
Anggota rumah tangga menempati ruangan rumah minimal 9m2 per orang
Anggota rumah tangga menggunakan lantai rumah kedap air
Anggota rumah tangga membuang sampah pada tempatnya


sumber : https://bundaelly.com/2020/04/09/indikator-phbs-rumah-tangga/


Mitokondria : Sebuah Kisah Cinta Abadi

Tulisan ini seharusnya merupakan kisah tentang Ibu dan warisan kehidupan yang diberikannya, ini adalah kisah tentang Mitokondria.

Saya kira semua orang tahu dan pernah membaca Harry Potter dan bagaimana ia mendapat reputasi sebagai the boy that survived , Voldermort tidak mampu menyentuh apalagi mencederainya karena perlindungan- menurut Dumbledore, an ancient protective charm yaitu cinta seorang ibu. Pengorbanan ibu telah memberikan Harry perlindungan dari sihir hitam sampai mencapai usia baligh.

Masih mengenai Ibu, dalam Islam kita mengenal suatu hadits yang mengatakan bahwa syurga berada di telapak kaki ibu, mengindikasikan betapa terhormat posisi seorang ibu dalam kehidupan. Ditambah lagi hadist lain yang mengatakan sampai tiga kali untuk kita menghormati ibu sebelum menghormati ayah kita, Ibu,ibu, ibu baru lah ayah.



sumber : https://bsmijakarta.or.id/mitokondria-sebuah-kisah-cinta-abadi/

Senin, 13 April 2020

Pemalsuan Wajah Rokok

Tempo hari saya didatangi tiga pemuda di kantor yang menawarkan kesempatan menjadi donatur untuk sebuah acara seni. Awalnya saya tertarik mendengarkan karena berkaitan dengan drama musikal dengan pemerannya sendiri yang datang ke kantor saya. Hingga pada satu titik mood saya ambruk karena dengan bangga mereka menyebut satu yayasan terkenal yang berkaitan dengan produksi rokok sebagai inisiator acara ini.

Tak ada yang baru, sesungguhnya. Hanya saja, praktik ‘corporate social responsibility’ ala rokok terus saja gencar dilakukan meski sebenarnya mayoritas pakar corporate social responsibility (CSR) menolak gaya ‘CSR’ rokok sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Laporan WHO menyatakan bahwa industri rokok dianggap masuk dalam kategori harmful industry sehingga tidak ada satu pun indeks socially responsible investment (SRI) yang menyertakan perusahaan rokok ke dalam portofolio investasinya. Para pakar CSR pun menolak berbagai keterlibatan industri rokok dalam aktivitas ilmiah CSR, seperti yang pernah terjadi dalam forum Ethical Corporation Asia di Hongkong pada tahun 2004. BAT dan Philip Morris, dua perusahaan rokok terbesar di dunia, awalnya terdaftar sebagai sponsor emas dan mengirim eksekutifnya sebagai pembicara, namun ditolak melalui petisi 86 pakar CSR dan etika bisnis.  Survey mutakhir pun menunjukkan bahwa kinerja CSR industri rokok termasuk yang paling rendah di kalangan industri. Survey CSR Monitor oleh Globescan pada tahun 2007 menunjukkan skor industri rokok jauh lebih rendah dari industri tambang, bahkan industri minuman beralkohol.


BACA SELENGKAPNYA DI https://bsmijakarta.or.id/pemalsuan-wajah-rokok/

Minggu, 22 Maret 2020

Pengobatan Cara Nabi: Pengalaman Pribadi atau Petunjuk Ilahi?

Umat Islam meyakini bahwa Allah menurunkan obat untuk tiap penyakit. Nabi mendorong kaum muslimin untuk mencari pengobatan untuk penyakit, dan sahabat selalu mendengarkan nasihat Nabi yg berhubungan dengan pengobatan. Namun ada perbedaan pendapat tentang tip-tip pengobatan dari Nabi, ada yg mempercayai bahwa hal itu bagian dari informasi yang diterima dari Allah SWT., dan ada pula yang punya pendapat berbeda, bahwa tip-tip pengobatan itu adalah pengalaman pribadi dan hasil dari pengaruh lingkungan.

Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa setiap penyakit ada obatnya kecuali tua dan kematian. Hal ini menginspirasi para pasien dan dokter untuk selalu memiliki harapan. Orang yang sakit akan terus memilki harapan bahwa cepat atau lambat mereka akan mendapat obat yang menyembuhkan, sedangkan dokter akan terus bekerja keras menemukan obat untuk berbagai penyakit.


BACA SELENGKAPNYA DI https://bsmijakarta.or.id/pengobatan-cara-nabi-pengalaman-pribadi-atau-petunjuk-ilahi/